<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Tutorial</title>
	<atom:link href="http://maranugraha.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://maranugraha.wordpress.com</link>
	<description>iseng aja</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Jun 2011 03:15:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='maranugraha.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/04ceaafd160228d3c8ed6affc95e9c09?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Tutorial</title>
		<link>http://maranugraha.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://maranugraha.wordpress.com/osd.xml" title="Tutorial" />
	<atom:link rel='hub' href='http://maranugraha.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>KEAMANAN KOMPUTER</title>
		<link>http://maranugraha.wordpress.com/2011/06/10/keamanan-komputer/</link>
		<comments>http://maranugraha.wordpress.com/2011/06/10/keamanan-komputer/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jun 2011 03:15:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maraoks</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maranugraha.wordpress.com/?p=165</guid>
		<description><![CDATA[                         Kalau dilihat dari kata utamanya &#8220;keamanan komputer&#8221; apa yang anda pikirkan?? mungkin amda akan berfikir tentang virus, hacker, cracker atau sesuatu yang dapat membahayakan komputer atau data data berharga yang tidak boleh dilihat atau diakses oleh orang lain.  nah pada dasarnya sistem keamanan komputer ini berfungsi untuk mengamankan komputer dari ganguan ganguan yang dapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=165&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://maranugraha.files.wordpress.com/2011/06/images1.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-166" title="images" src="http://maranugraha.files.wordpress.com/2011/06/images1.jpeg?w=265&#038;h=190" alt="" width="265" height="190" /></a>                         Kalau dilihat dari kata utamanya &#8220;keamanan komputer&#8221; apa yang anda pikirkan?? mungkin amda akan berfikir tentang virus, hacker, cracker atau sesuatu yang dapat membahayakan komputer atau data data berharga yang tidak boleh dilihat atau diakses oleh orang lain.  nah pada dasarnya sistem keamanan komputer ini berfungsi untuk mengamankan komputer dari ganguan ganguan yang dapat merusak, merubah atau mengganti keseluruhan data. mungkin kalau data yang tidak penting tidak apa apa diakses oleh orrang lain. <span id="more-165"></span>tetapi kalau data yang diakses adalah data pribadi atau rahasia perusahaan wah pasti gawat kalau jatuh ke tangan yang tidak bertanggungjawab. untuk menanggulanginya mungkin sebaiknya komputer dilengkapi dengan sistem login user,firewall, anti virus dan software untuk melock file dan untuk membukanya diperlukan pasword sehingga kalaupun komputer bisa di akses tapi file nya masih bisa diamankan.  semoga tulisan ini bermanfaat&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maranugraha.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maranugraha.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maranugraha.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maranugraha.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maranugraha.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maranugraha.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maranugraha.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maranugraha.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maranugraha.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maranugraha.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maranugraha.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maranugraha.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maranugraha.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maranugraha.wordpress.com/165/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=165&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maranugraha.wordpress.com/2011/06/10/keamanan-komputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5bcca2bee697c1ea60e6bd6e7e4becdb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maraoks</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maranugraha.files.wordpress.com/2011/06/images1.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PLAGIATISME</title>
		<link>http://maranugraha.wordpress.com/2011/06/10/158/</link>
		<comments>http://maranugraha.wordpress.com/2011/06/10/158/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jun 2011 02:57:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maraoks</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maranugraha.wordpress.com/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[                           mungkin kita sudah pernah mendengar kata plagiat atau plagiatisme ataupun melakukan apa yang disebut dengan  Plagiarisme atau sering disebut plagiat adalah penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri. di jaman yang serba nirkabel berjuta informasi dapat kita dapatkan dengan sekali klik di &#8220;google&#8221; atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=158&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;">                           <a href="http://maranugraha.files.wordpress.com/2011/06/images.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-159" title="images" src="http://maranugraha.files.wordpress.com/2011/06/images.jpeg?w=225&#038;h=225" alt="" width="225" height="225" /></a>mungkin kita sudah pernah mendengar kata plagiat atau plagiatisme ataupun melakukan apa yang disebut dengan  <strong> Plagiarisme</strong> atau sering disebut <strong>plagiat</strong> adalah penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri. di jaman yang serba nirkabel berjuta informasi dapat kita dapatkan dengan sekali klik di &#8220;google&#8221; atau aplikasi serupa. <span id="more-158"></span>                         ketika kita hendak memilih terkadang sering di jumpai kita membuka beberapa blok yang berbeda tetapi isinya sama. nah inilah yang sering disebut dengan plagiat. mungkin untuk beberapa orang melakukan plagiat/ plagiatisme adalah hal yang biasa. tetapi sesunguhnya plagiatisme ini sangat merugikan penulis asli karena untuk membuat suatu tulisan diperlukan ide, waktu, kerja keras bahkan sering kali uang untuk melakukan penelitian yang tidak sedikit. mungkin bagi kita yang seorang pembaca itu sedikit membantu tetapi bagi penulis asli itu merupakan pembajakan hak intelektual. maka untuk kita semua sadarlah untuk tidak melakukan tindakan plagiat ataupun plagiatisme sebagai bentuk kepedulian kita terhadap hak intelektual.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maranugraha.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maranugraha.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maranugraha.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maranugraha.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maranugraha.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maranugraha.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maranugraha.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maranugraha.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maranugraha.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maranugraha.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maranugraha.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maranugraha.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maranugraha.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maranugraha.wordpress.com/158/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=158&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maranugraha.wordpress.com/2011/06/10/158/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5bcca2bee697c1ea60e6bd6e7e4becdb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maraoks</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maranugraha.files.wordpress.com/2011/06/images.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penanggulangan Bencana Tsunami</title>
		<link>http://maranugraha.wordpress.com/2011/01/01/penanggulangan-bencana-tsunami/</link>
		<comments>http://maranugraha.wordpress.com/2011/01/01/penanggulangan-bencana-tsunami/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Jan 2011 16:43:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maraoks</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maranugraha.wordpress.com/?p=152</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin kata &#8220;Bencana&#8221; sudah sering terdengar baik itu di media seperti televisi, koran, radio maupun media lainnya. pada dasarnya bencana adalah sesuatu kejadian buruk yang terjadi pada seseorang maupun sekelompok orang. misalnya saja bencana Tsunami, Banjir, Gempa Bumi, Gunung Merapi dan sebagainya yang mengakibatkan tidak sedikit orang kehilangan harta benda bahkan nyawa. Tsunami adalah sebuah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=152&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://maranugraha.files.wordpress.com/2011/01/tsunami.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-153" title="tsunami" src="http://maranugraha.files.wordpress.com/2011/01/tsunami.jpg?w=202&#038;h=300" alt="" width="202" height="300" /></a></p>
<p>Mungkin kata &#8220;Bencana&#8221; sudah sering terdengar baik itu di media seperti televisi, koran, radio maupun media lainnya. pada dasarnya bencana adalah sesuatu kejadian buruk yang terjadi pada seseorang maupun sekelompok orang. misalnya saja bencana Tsunami, Banjir, Gempa Bumi, Gunung Merapi dan sebagainya yang mengakibatkan tidak sedikit orang kehilangan harta benda bahkan nyawa. Tsunami adalah sebuah bencana yang dahsyat  di aceh saja pada tahun 2004 diperkirakan sekitar 230.000 orang tewas di 8 negara. Ombak tsunami setinggi 9 meter. Bencana ini merupakan kematian terbesar sepanjang sejarah. dikarenakan hal itu penanggulangan bencana tsunami sangat diperlukan guna meminimalisasi dampak negatif dari bencana itu sendiri.</p>
<p>penanggulangan tsunami.:</p>
<p>1. apabila terdengar gemuruh dahsyat yang berasal dari laut segeralah berlari menuju tempat yang lebih tinggi dan beri tahu warga sekitar guna mencari tempat yang aman.<span id="more-152"></span></p>
<p>2. apabila sudah tidak sempat berlari ke tempat yang lebih tinggi seperti bukit, gunung dan sebagainya carilah rumah bertingkat yang tinggi agar tidak terseret ombak tsunami.</p>
<p>3. apabila dari keduanya sudah tidak memungkinkan naiklah ke atas pohon yang cukup tinggi dan kokoh seperti pohon kelapa dan lainnya.</p>
<p>4. jangan turun dari tempat tinggi sebelum ada pengumuman bahwa situasi telah aman dari badan seperti BMKG dan lainnya.</p>
<p>5. Tolonglah korban lain yang luka- luka terlebih dahulu ke tempat yang lebih aman</p>
<p>6. Apabila ada anggota keluarga yang hilang maka carilah di posko-posko penanggulangan bencana.</p>
<p>demikian penanggulangan bencana tsunami. semoga bermanfaat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maranugraha.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maranugraha.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maranugraha.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maranugraha.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maranugraha.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maranugraha.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maranugraha.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maranugraha.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maranugraha.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maranugraha.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maranugraha.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maranugraha.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maranugraha.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maranugraha.wordpress.com/152/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=152&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maranugraha.wordpress.com/2011/01/01/penanggulangan-bencana-tsunami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5bcca2bee697c1ea60e6bd6e7e4becdb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maraoks</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maranugraha.files.wordpress.com/2011/01/tsunami.jpg?w=202" medium="image">
			<media:title type="html">tsunami</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penanggulangan masalah kematian/penyakit hewan Qurban</title>
		<link>http://maranugraha.wordpress.com/2010/12/05/144/</link>
		<comments>http://maranugraha.wordpress.com/2010/12/05/144/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Dec 2010 14:53:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maraoks</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maranugraha.wordpress.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Dikala umat muslinm sedang berbondong-bondong memenihi panggilan ALLAH ke tanah suci (MEKAH) maka diperintahkan Oleh Allah kepada umat muslim untuk berqurban. pada saat bulan Haji kambing dan sapi merupakan hewan qurban yang umumnya adalah hewan yang gampang sekali terkena penyakit apalagi di bulan seperti sekarang ini cuaca sangat tak menentu(tidak bisa di prediksi) kadang hujan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=144&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://maranugraha.files.wordpress.com/2010/12/index.png"><img class="alignleft size-full wp-image-145" title="index" src="http://maranugraha.files.wordpress.com/2010/12/index.png?w=174&#038;h=129" alt="" width="174" height="129" /></a></p>
<p>Dikala umat muslinm sedang berbondong-bondong memenihi panggilan ALLAH ke tanah suci (MEKAH) maka diperintahkan Oleh Allah kepada umat muslim untuk berqurban. pada saat bulan Haji kambing dan sapi merupakan hewan qurban yang umumnya adalah hewan yang gampang sekali terkena penyakit apalagi di bulan seperti sekarang ini cuaca sangat tak menentu(tidak bisa di prediksi) kadang hujan, kadang panas, kadang jugahujan disertai panas yang mengakibatkan ababila terjadi kesalahan dalam penanganan hewan qurban untuk para pedagang bukannya dapat untung mlah bisa jadi buntung&#8230;.</p>
<p><span id="more-144"></span></p>
<p>nah kali ini saya akan membagi tips-tips agar dapat meminimalisasi kematian hewan Qurban.</p>
<p>1.  waktu dalam  pengangkutan hewan misalnya saja untuk ke daerah Jakarta, hewan qurban di wilayah luar jawa  dibawa pada saat malam hari. hal ini akan meminimalisasi kematian akaibat hewan terlalu dehidrasi atau kepanasan yang tidak jarang hewan dalam perjalanan mati.</p>
<p>2. pemberian makan seharusnya dilakukan 3 kali sehari ( umumnya pagi, siang dan sore) dan pemberian pakan yang baik harus senantiasa memperhatikan kebutuhan hewan qurban misalnya aja rumput dan dedak( pakan tambahan untuk hewan)</p>
<p>3. jangan mendekatkan hewan yang teridentifikasi penyakit dengan h<!--more-->ewan yang sehat, dikarenakan dapat tertularnya penyakit.  pindahkan hewan yang telah teridentifikasi penyakit tersebut ke tempat yang cukup jauh dan beri vaksin yang direkomendasikan oleh dokter hewan.</p>
<p>4. jangan menyimpan hewan qurban ( kambing dan sapi ) di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung  secara terus memerus. hal ini akan menjadikan hyewan akan cepat terserang penyakit dan akhirnya mati. solusinya pindahkan hewan apabila lidah dari hewan tersebut sering keluar, pertanda hewan sudah kepanasan dan beri air minum secukupnya.</p>
<p>5. kambing jantan seharusnya diikat apabila di suatu kandang terdapat lebih dari 1 kambing jantan, hal ini akan meminimalisasi pertarungan/perkelahian antara kambing yang menyebabkan kambing jadi terluka.</p>
<p>5. pemberian vaksin secara teratur dapat meminimalisasi menjalarnya virus / penyakit yang sering dialami hewan qurban.</p>
<p>6. smoga tips- tips nya bermanfaat&#8230;</p>
<p>amin.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maranugraha.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maranugraha.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maranugraha.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maranugraha.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maranugraha.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maranugraha.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maranugraha.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maranugraha.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maranugraha.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maranugraha.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maranugraha.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maranugraha.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maranugraha.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maranugraha.wordpress.com/144/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=144&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maranugraha.wordpress.com/2010/12/05/144/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5bcca2bee697c1ea60e6bd6e7e4becdb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maraoks</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maranugraha.files.wordpress.com/2010/12/index.png" medium="image">
			<media:title type="html">index</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Sholat</title>
		<link>http://maranugraha.wordpress.com/2010/06/19/132/</link>
		<comments>http://maranugraha.wordpress.com/2010/06/19/132/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2010 06:46:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maraoks</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maranugraha.wordpress.com/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[Keutamaan Sholat Lima Waktu. Dari Abi Huroiroh sesungguhnya Rosulallohi SAW bersabda “ bagaimana pendapatmu (para sohabat) seandainya ada sungai di depan pintu salah satu dari kamu, lalu orang itu mandi di sungai itu setiap hari lima kali, apakah tersisa suatu kotoran darinya?. Para sohabat menjawab “tidak ada sedikitpun kotoran tersisa ”. Nabi bersabda “ Seperti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=132&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://maranugraha.files.wordpress.com/2010/06/sholat3.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-133" title="sholat3" src="http://maranugraha.files.wordpress.com/2010/06/sholat3.jpg?w=163&#038;h=169" alt="" width="163" height="169" /></a></p>
<p><a href="http://maranugraha.files.wordpress.com/2010/06/sholat.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-134" title="sholat" src="http://maranugraha.files.wordpress.com/2010/06/sholat.jpg?w=132&#038;h=132" alt="" width="132" height="132" /></a><a href="http://maranugraha.files.wordpress.com/2010/06/sholat3.jpg"><br />
</a></p>
<p>Keutamaan Sholat Lima Waktu.  Dari Abi Huroiroh sesungguhnya Rosulallohi SAW bersabda “ bagaimana pendapatmu (para sohabat) seandainya ada sungai di depan pintu salah satu dari kamu, lalu orang itu mandi di sungai itu setiap hari lima kali, apakah tersisa suatu kotoran darinya?. Para sohabat menjawab “tidak ada sedikitpun kotoran tersisa ”.  Nabi bersabda “ Seperti itulah perumpamaan sholat lima waktu, Alloh SWT melebur beberapa dosa hamba dengan (melakukan ) sholat lima waktu”.  Saudara – saudara hadits riwayat Sunan Nasai juz 1 halaman 230-231 tersebut di atas menerangkan bagaimana seorang hamba mendapat ampunan beberapa dosa lantaran sholat lima waktu yang selalu rutin dia lakukan.  Kalau disadari betul menurut ilmu agama, sebenarnya banyak hal yang dapat menjerumuskan anak Adam melakukan perbuatan dosa di mata Alloh SWT. <span id="more-132"></span>Faktor yang menyebabkan terjadinya hal seperti demikian antara lain kekurangpahaman seorang hamba bahwa hal yang dilakukan merupakan sebuah dosa. Faktor lainnya adalah karena memang kepandaian syetan / iblis dalam menggoda anak Adam dengan membisikkan rayuan-rayuan maut menjadikan sebuah maksiyat tersasa lezat sehingga banyak orang yang terpikat.  Betapa senangnya seorang hamba yang ingin selalu dekat kepada Alloh SWT berharap ridho dan takut akan murkaNYA, ternyata dengan Sifat Maha Penyayang Alloh SWT berkenan mengampuni beberapa kesalahan lantaran sholat wajib lima waktu.  Ini merupakan kefadholan, disamping sholat lima waktu merupakan amalan yang paling awal dikoreksi di akhirat sebelum amalan yang lain.  Betapa senangnya seorang hamba yang menyadari akan segala kekurangan dan kekhilafan menjadikan mudah melakukan kesalahan di mata Alloh SWT</p>
<p>dikutip dari  http://binanurani.com/keutamaan-sholat-lima-waktu/</p>
<p><strong>keutamaam Shalat tahajud</strong></p>
<p>Oleh : H. Sunaryo A.Y.</p>
<p>Shalat malam, bila shalat tersebut dikerjakan sesudah tidur,  dinamakan shalat Tahajud, artinya terbangun malam. Jadi, kalau mau  mengerjakansholat Tahajud, harus tidur dulu. Shalat malam ( Tahajud )  adalah kebiasaan orang-orang shaleh yang hatinya selalu berdampingan  denganAllah SWT.</p>
<p>Berfirman Allah SWT di dalam Al-Qur’an :<br />
“ Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi  engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji.”<br />
(QS : Al-Isro’ : 79)</p>
<p>Shalat Tahajud adalah shalat yang diwajibkan kepada Nabi SAW sebelum  turun perintah shalat wajib lima waktu. Sekarang shalat Tahajud  merupakan shalat yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan .</p>
<p>Sahabat Abdullah bin<br />
Salam mengatakan, bahwa Nabi SAW telah bersabda :<br />
“ Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan  serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk  Sorga dengan selamat.”(HR Tirmidzi)</p>
<p>Bersabda Nabi Muhammad SAW :<br />
“Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu  malam”  ( HR. Muslim )</p>
<p>Waktu Untuk Melaksanakan Sholat Tahajud :<br />
Kapan afdhalnya shalat Tahajud dilaksanakan ? Sebetulnya waktu untuk  melaksanakan shalat Tahajud ( Shalatul Lail ) ditetapkan sejak waktu  Isya’ hingga waktu subuh ( sepanjang malam ). Meskipun demikian, ada  waktu-waktu yang utama, yaitu :<br />
1. Sangat utama : 1/3 malam pertama ( Ba’da Isya – 22.00 )<br />
2. Lebih utama : 1/3 malam kedua ( pukul 22.00 – 01.00 )<br />
3. Paling utama : 1/3 malam terakhir ( pukul 01.00 – Subuh )</p>
<p>Menurut keterangan yang sahih, saat ijabah (dikabulkannya do’a) itu  adalah 1/3 malam yang terakhir. Abu Muslim bertanya kepada sahabat Abu  Dzar : “ Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan sholat  malam?”<br />
Sahabat Abu Dzar menjawab : “Aku telah bertanya kepada Rosulullah SAW  sebagaimana engkau tanyakan kepadaku ini.” Rosulullah SAW bersabda :<br />
“Perut malam yang masih tinggal adalah 1/3 yang akhir. Sayangnya sedikit  sekali orang yang melaksanakannya.” (HR Ahmad)</p>
<p>Bersabda Rosulullah SAW :<br />
“ Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat ( waktu. ). Seandainya  seorang Muslim meminta suatu kebaikan didunia maupun diakhirat kepada  Allah SWT, niscaya Allah SWT akan memberinya. Dan itu berlaku setiap  malam.” ( HR Muslim )</p>
<p>Nabi SAW bersabda lagi :<br />
“Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun ( ke langit dunia )  ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman : “ Barang  siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang  meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa  meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.” ( HR Bukhari dan Muslim )</p>
<p>Jumlah Raka’at Shalat Tahajud :<br />
Shalat malam (Tahajud) tidak dibatasi jumlahnya, tetapi paling sedikit 2  ( dua ) raka’at. Yang paling utama kita kekalkan adalah 11 ( sebelas )  raka’at atau 13 ( tiga belas ) raka’at, dengan 2 ( dua ) raka’at shalat  Iftitah. Cara (Kaifiat) mengerjakannya yang baik adalah setiap 2 ( dua )  rakaat diakhiri satu salam. Sebagaimana diterangkan oleh Rosulullah SAW  :“ Shalat malam itu, dua-dua.” ( HR Ahmad, Bukhari dan Muslim )</p>
<p>Adapun Kaifiat yang diterangkan oleh Sahabat Said Ibnu Yazid,  bahwasannya Nabi Muhammad SAW shalat malam 13 raka’at, sebagai berikut :<br />
1) 2 raka’at shalat Iftitah.<br />
2) 8 raka’at shalat Tahajud.<br />
3) 3 raka’at shalat witir.</p>
<p>Adapun surat yang dibaca dalam shalat Tahajud pada raka’at pertama  setelah surat Al-Fatihah ialah Surat Al-Baqarah ayat 284-286. Sedangkan  pada raka’at kedua setelah membaca surat Al-Fatihah ialah surat Ali  Imron 18-19 dan 26-27. Kalau surat-surat tersebut belum hafal, maka  boleh membaca surat yang lain yang sudah dihafal.Rasulullah SAW bersabda  :<br />
“Allah menyayangi seorang laki-laki yang bangun untuk shalat malam, lalu  membangunkan istrinya. Jika tidak mau bangun, maka percikkan kepada  wajahnya dengan air. Demikian pula Allah menyayangi perempuan yang  bangun untuk shalat malam, juga membangunkan suaminya. Jika menolak,  mukanya<br />
disiram air.” (HR Abu Daud)</p>
<p>Bersabda Nabi SAW :<br />
“Jika suami membangunkan istrinya untuk shalat malam hingga<br />
keduanya shalat dua raka’at, maka tercatat keduanya dalam golongan  (perempuan/laki-laki) yang selalu berdzikir.”(HR Abu Daud)</p>
<p>Keutamaan Shalat Tahajud :<br />
Tentang keutamaan shalat Tahajud tersebut, Rasulullah SAW suatu hari  bersabda : “Barang siapa mengerjakan shalat Tahajud dengan<br />
sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan  memberikan 9 macam kemuliaan : 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.”<br />
Adapun lima keutamaan didunia itu, ialah :<br />
1. Akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana.<br />
2. Tanda ketaatannya akan tampak kelihatan dimukanya.<br />
3. Akan dicintai para hamba Allah yang shaleh dan dicintai oleh<br />
semua manusia.<br />
4. Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah.<br />
5. Akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.</p>
<p>Sedangkan yang empat keutamaan diakhirat, yaitu :<br />
1. Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur di Hari Pembalasan nanti.<br />
2. Akan mendapat keringanan ketika di hisab.<br />
3. Ketika menyebrangi jembatan Shirotol Mustaqim, bisa melakukannya  dengan sangat cepat, seperti halilintar yang menyambar.<br />
4. Catatan amalnya diberikan ditangan kanan.<br />
(Bahan (materi) di ambil dari buku “RAHASIA SHALAT SUNNAT”</p>
<p>dikutip dari:http://tahajudcallmq.wordpress.com/2007/08/20/%E2%80%9C-keutamaan-shalat-tahajud-%E2%80%9D/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maranugraha.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maranugraha.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maranugraha.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maranugraha.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maranugraha.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maranugraha.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maranugraha.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maranugraha.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maranugraha.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maranugraha.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maranugraha.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maranugraha.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maranugraha.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maranugraha.wordpress.com/132/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=132&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maranugraha.wordpress.com/2010/06/19/132/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5bcca2bee697c1ea60e6bd6e7e4becdb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maraoks</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maranugraha.files.wordpress.com/2010/06/sholat3.jpg?w=289" medium="image">
			<media:title type="html">sholat3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maranugraha.files.wordpress.com/2010/06/sholat.jpg?w=298" medium="image">
			<media:title type="html">sholat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;sahabat waktu kecil&#8221;</title>
		<link>http://maranugraha.wordpress.com/2010/06/18/sahabat-waktu-kecil/</link>
		<comments>http://maranugraha.wordpress.com/2010/06/18/sahabat-waktu-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2010 14:49:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maraoks</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maranugraha.wordpress.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;sahabat waktu kecil&#8221; begitu nama judul dari photo yang saya jumpai di sela sela pameran yang diadakan di kampus Gunadarma Depok. mungkin judul dan photo yang menggambarkan nya kurang sesuai dengan temanya dikarenakan yang saya tangkap dari gambar ini adalah sebuah kesederhanaan dari anak-anak di jaman sekarang yang tidak bisa bermain layak dengan mementingkan kesehatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=126&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://maranugraha.files.wordpress.com/2010/06/mara1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-128" title="mara" src="http://maranugraha.files.wordpress.com/2010/06/mara1.jpg?w=300&#038;h=221" alt="" width="300" height="221" /></a></p>
<p style="text-align:left;">&#8220;sahabat waktu kecil&#8221; begitu nama judul dari photo yang saya jumpai  di sela sela pameran yang diadakan di kampus Gunadarma Depok. mungkin  judul<br />
dan photo yang menggambarkan nya kurang sesuai dengan temanya  dikarenakan yang saya tangkap dari gambar ini adalah sebuah  kesederhanaan dari anak-anak</p>
<p style="text-align:left;">di jaman sekarang yang tidak bisa bermain layak dengan mementingkan  kesehatan dan keselamatan.</p>
<p style="text-align:left;">mungkin hal ini sudah &#8220;biasa&#8221; bagi anak anak  yang orang tuanya terbilang miskin yang tidak bisa  menyediakan  permainan yang mengutamakan keselamatan anak anaknya.hal ini mungkin  sudah biasa bagi anak anak yang rumahnya berada di perlintasan rel  kereta api. asik bermain walaupun tempatnya sangat membahayakan. habis  mau bagaimana lagi mau bermain ke tempat permainan anak mereka tidak  punya uang. mungkin ini akibatnya dari kemiskinan yang merampas masa  kecil anak anak jalanan.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maranugraha.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maranugraha.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maranugraha.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maranugraha.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maranugraha.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maranugraha.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maranugraha.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maranugraha.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maranugraha.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maranugraha.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maranugraha.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maranugraha.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maranugraha.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maranugraha.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=126&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maranugraha.wordpress.com/2010/06/18/sahabat-waktu-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5bcca2bee697c1ea60e6bd6e7e4becdb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maraoks</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maranugraha.files.wordpress.com/2010/06/mara1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">mara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Resensi Buku</title>
		<link>http://maranugraha.wordpress.com/2010/05/08/resensi-buku/</link>
		<comments>http://maranugraha.wordpress.com/2010/05/08/resensi-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 May 2010 00:09:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maraoks</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maranugraha.wordpress.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Birunya Langit Cinta Identitas Buku Judul : Birunya Langit Cinta Penulis : Azzura Dayana Penerbit : Qish-U Tahun : Cetakan 2, Oktober2006 Tebal : 388 hlm. Diresensi oleh Mara Nugraha Sinopsis Dey pemeran utama novel ini merupakan siswi kelas 3 di SMA Citra Negeri Palembang. Ia memiliki nama lengkap Daiyah Khairunnisa. Kisah dalam novel ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=121&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Birunya Langit Cinta</p>
<p>Identitas Buku<br />
Judul : Birunya Langit Cinta<br />
Penulis : Azzura Dayana<br />
Penerbit : Qish-U<br />
Tahun : Cetakan 2, Oktober2006<br />
Tebal : 388 hlm.<br />
Diresensi oleh Mara Nugraha</p>
<p>Sinopsis</p>
<p>Dey pemeran utama novel ini merupakan siswi kelas 3 di SMA Citra Negeri Palembang. Ia memiliki nama lengkap Daiyah Khairunnisa. Kisah dalam novel ini diawali dengan usaha sahabat Dey untuk menjodohkannya dengan Sir Fatah, guru bahasa Inggris mereka. Namun Dey tidak mempedulikannya karena ia berpedoman teguh pada agamanya yang melarang<br />
Nya berpacaran.<span id="more-121"></span><br />
Bella adalah seorang sahabat Dey yang tak pernah menyerah menjodohkan Dey dengan Sir Fatah yang seorang guru bahasa inggris. Akibatnya Dey menjadi bahan gosip oleh seluruh siswa di sekolah itu dikarenakan  Dey terpaksa nebeng kendaraan Sir Fatah karena waktu telah malam dan tidak memungkinkan bagi Dey untuk pulang sendiri.<br />
Tak disangka sangka ternyata waktu yang menjadikan mereka jatuh cinta . Cinta yang menurut mereka datang pada waktu yang salah. Keteguhan prinsip tentang larangan agama untuk berpacaran mengalahkan rasa cinta dari Dey Tapi perasaan wanita tidak dapat disangkal. Saat mendengar Sir Fatah akan menikah Dey merasa sangat terguncang.<br />
Karena mendengar Sir Fatah akan menikah dey berniat untuk melupakan sir patah dengan menuntut ilmu di Bandung. Dalam perjalanan ke Bandung inilah Dey bertemu dengan Jo, seorang wartawan yang duduk dengan Dey di bus. Sebelum berpisah Jo memberikan Dey alamat adiknya yang mungkin akan Dey butuhkan selama tinggal di Bandung.<br />
Setelah mengikuti SPMB di UNPAD. Dikarenakan ingin jalan jalan keliling Bandung tak lupa ia menuju ke alamat yang pernah Jo berikan kepadanya. Setelah tiba di alamat tersebut Dey bertemu dengan Ale, adiknya – Jo. Di sanalah Jo mengungkapkan perasaannya kepada Dey. Dey yang terkejut mengetahui hal tersebut memutuskan kembali ke Palembang.<br />
Kisah cinta Dey dalam novel ini diakhiri dengan keputusannya untuk memilih Sir Fatah menjadi pendamping hidupnya.</p>
<p>Kelebihan<br />
•	Alur novel jelas dan didominasi alur maju,<br />
•	Bahasa yang digunakan mudah dimengerti,<br />
•	Konflik yang disajikan menarik,<br />
•	Mengulas kebiasaan-kebiasaan kaum muslim yang dapat dijadikan pembelajaran dan motivasi.</p>
<p>Kelemahan<br />
•	Layout yang sempit mengurangi kenyamanan dalam membaca,<br />
•	Adanya kesan kaku dalam penggunaan bahasa novel tersebut.</p>
<p>Pendapat  penulis resensi<br />
•	Novel “Birunya Langit Cinta” banyak memberikan pelajaran kepada remaja mengenai kaidah-kaidah pergaulan berpacaran yang di dalam Islam tidak diperbolehkan.<br />
•	Ajaran agama merupakan tolak ukur yang baik dalam menjalin suatu hubungan pertemanan terutama dalam islam. Dey telah memberikan contoh yang sangat mengagumkan bagi kita tentang bagaimana menjalani suatu hubungan yang telah diatur dalam agama islam.<br />
•	Buku ini sangat bermanfaat bagi para remaja yang sering terbawa kepergaulan bebas dan buku ini dapat memberikan pelajaran tentang  etika dalam sikap berpacaran dalam islam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maranugraha.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maranugraha.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maranugraha.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maranugraha.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maranugraha.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maranugraha.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maranugraha.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maranugraha.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maranugraha.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maranugraha.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maranugraha.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maranugraha.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maranugraha.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maranugraha.wordpress.com/121/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=121&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maranugraha.wordpress.com/2010/05/08/resensi-buku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5bcca2bee697c1ea60e6bd6e7e4becdb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maraoks</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TSUNAMI</title>
		<link>http://maranugraha.wordpress.com/2010/04/05/tsunami-2/</link>
		<comments>http://maranugraha.wordpress.com/2010/04/05/tsunami-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2010 07:25:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maraoks</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maranugraha.wordpress.com/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[TSUNAMI Penelitian menunjukkan bahwa tsunami ternyata bukan terdiri dari gelombang tunggal, melainkan terdiri atas rangkaian gelombang dengan satu pusat di tengah, seperti sebuah batu yang dilemparkan ke dalam kolam renang. Jarak antara dua gelombang yang berurutan dapat mencapai 500-650 kilometer. Ini berarti tsunami dapat melintasi samudra dalam hitungan jam saja. Tsunami hanya melepaskan energinya ketika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=115&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">TSUNAMI</p>
<p>Penelitian menunjukkan bahwa tsunami ternyata bukan terdiri dari gelombang tunggal, melainkan terdiri atas rangkaian gelombang dengan satu pusat di tengah, seperti sebuah batu yang dilemparkan ke dalam kolam renang. Jarak antara dua gelombang yang berurutan dapat mencapai 500-650 kilometer. Ini berarti tsunami dapat melintasi samudra dalam hitungan jam saja. Tsunami hanya melepaskan energinya ketika mendekati wilayah pantai. Energi yang terbagi merata pada segulungan air raksasa menjadi semakin memadat seiring dengan semakin <span id="more-115"></span>mengerutnya gulungan air tersebut, dan meningkatnya tinggi gelombang permukaan secara cepat dapat diamati. Gelombang berketinggian kurang dari 60 cm di laut lepas kehilangan kecepatannya saat mendekati perairan dangkal, dan jarak antargelombangnya pun berkurang. Akan tetapi, gelombang yang saling bertumpang tindih memunculkan tsunami dengan membentuk dinding air. Gelombang raksasa ini, yang biasanya mencapai ketinggian 15 meter tapi jarang melebihi 30 meter, melepaskan kekuatan dahsyat saat menerjang pantai dengan kecepatan tinggi, sehingga menyebabkan kerusakan hebat dan menelan banyak korban jiwa.</p>
<p>Tsunami memindahkan lebih dari 100.000 ton air laut ke daratan untuk setiap meter garis pantai, dengan daya rusak yang sulit dibayangkan. (Gelombang tsunami terbesar yang pernah diketahui, yang melanda Jepang pada bulan Juli 1993, naik hingga 30 meter di atas permukaan air laut.) Tanda awal datangnya tsunami biasanya bukanlah berupa dinding air, akan tetapi surutnya air laut secara mendadak.</p>
<p>Menurut informasi yang diberikan oleh Dr. Walter C. Dudley, profesor oseanografi dan salah satu pendiri Museum Tsunami Pasifik, tak menjadi soal seberapa besar kekuatan gempa bumi, pergerakan lantai dasar samudra merupakan syarat terjadinya tsunami. Dengan kata lain, semakin besar perpindahan lempeng kerak bumi di lantai dasar samudra, semakin besar jumlah air yang digerakkannya, dan hal ini akan menambah kedahsyatan tsunami. Hal lain yang meningkatkan daya rusak tsunami adalah struktur pantai yang diterjangnya: Selain faktor seperti bentuk pantai yang berupa teluk atau semenanjung, landai atau curam, bagian dari pantai yang selalu berada di dalam air mungkin saja memiliki struktur yang dapat menambah kedahsyatan gelombang pembunuh.</p>
<p>Dalam pernyataannya lain, yang memperjelas bahwa tindakan pencegahan yang dilakukan tidak dapat dianggap sebagai jalan keluar sempurna, Dudley mengatakan bahwa Amerika dan Jepang telah mendirikan perangkat pemantau paling mutakhir di Samudra Pasifik, tapi seluruh perangkat ini memiliki tingkat kesalahan lima puluh persen!</p>
<p><!--more--><!--more--><!--more--></p>
<p>dikutip dari:http://www.harunyahya.com/indo/artikel/066.htm</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maranugraha.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maranugraha.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maranugraha.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maranugraha.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maranugraha.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maranugraha.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maranugraha.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maranugraha.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maranugraha.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maranugraha.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maranugraha.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maranugraha.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maranugraha.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maranugraha.wordpress.com/115/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=115&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maranugraha.wordpress.com/2010/04/05/tsunami-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5bcca2bee697c1ea60e6bd6e7e4becdb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maraoks</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teknik Pengumpulan Data</title>
		<link>http://maranugraha.wordpress.com/2010/03/29/teknik-pengumpulan-data/</link>
		<comments>http://maranugraha.wordpress.com/2010/03/29/teknik-pengumpulan-data/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Mar 2010 05:48:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maraoks</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maranugraha.wordpress.com/?p=110</guid>
		<description><![CDATA[Kualitatif Data dapat digolongkan menjadi dua macam yaitu, data kualitatif dan data kuantitatif. Pada pembahasan teknik pengumpulan data kali ini akan lebih mengarah pada teknik pengumpulan data kualitatif. Data kualitatif yaitu data yang tidak bisa diukur atau dinilai dengan angka secara langsung. (Amirin 2000). Penelitian kualitatif pada dasarnya merupakan suatu proses penyelidikan, yang mirip dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=110&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> Kualitatif</strong></p>
<p>Data dapat digolongkan menjadi dua macam yaitu, data kualitatif dan data kuantitatif. Pada pembahasan teknik pengumpulan data kali ini akan lebih mengarah pada teknik pengumpulan data kualitatif. Data kualitatif yaitu data yang tidak bisa diukur atau dinilai dengan angka secara langsung. (Amirin 2000).<strong><span id="more-110"></span></strong></p>
<p>Penelitian kualitatif pada dasarnya merupakan suatu proses penyelidikan, yang mirip dengan pekerjaan detektif (Miles, 1992). Dari sebuah penyelidikan akan dihimpun data-data utama dan sekaligus data tambahannya. Sumber data utama dalam penelitian kualitatif adalah kata-kata dan tindakan. Sedangkan data tertulis, foto, dan statistik adalah data tambahan (Moleong, 2007:157).</p>
<p><strong>II. Teknik Pengumpulan Data </strong></p>
<p>Dalam penelitian kualitatif terdapat beberapa teknik dalam mengumpulkan data, seperti yang dikemukakan Sevilla, dkk (1993) bahwa dalam pengumpulan data penelitian dalam pendidikan dapat meliputi hal-hal sebagai berikut.</p>
<ol>
<li>Pengamatan;</li>
</ol>
<p>Pengamatan dalam istilah sederhana adalah proses peneliti dalam melihat situasi penelitian. Teknik ini sangat relevan digunakan dalam penelitian kelas yang meliputi pengamatan kondisi interaksi pembelajaran, tingkah laku anak dan interaksi anak dalam kelompoknya. Pengamatan dapat dilakukan secara bebas dan terstruktur. Alat yang bisa digunakan dalam pengamatan adalah lembar pengamatan, ceklist, catatan kejadian dan lain-lain.</p>
<ol>
<li>Pertanyaan;</li>
</ol>
<p>Teknik pertanyaan lebih cocok digunakan dalam pendekatan survei. Pertanyaan yang efektif akan membantu pengumpulan data yang akurat, karenanya Fox (dalam Sevilla, 1993) memberikan kreteria karakteristik pertanyaan yang efektif sebagai berikut; (a) bahasanya jelas, (b) ada ketegasan isi dan periode waktu, (c) bertujuan tunggal, (d) bebas dari asumsi, (e) bebas dari saran, dan (f) kesempurnaan dan konsistensi tata bahasa.</p>
<ol>
<li>Angket atau kuesioner (questionnaire)</li>
</ol>
<p>Angket atau kuesioner merupakan suatu teknik pengumpulan data secara tidak langsung (peneliti tidak langsung bertanya jawab dengan responden). Instrumen atau alat pengumpulan datanya juga disebut angket berisi sejumlah pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab atau direspon oleh responden. Responden mempunyai kebebasan untuk memberikan jawaban atau respon sesuai dengan presepsinya.</p>
<p>(4) Studi dokumenter (documentary study)</p>
<p>Studi dokumenter<strong> </strong>merupakan merupakan suatu teknik pengumpulan data dengan menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen,baik dokumen tertulis,gambar maupun elektronik. Dokumen yang telah diperoleh kemudian dianalisis (diurai), dibandingkan dan dipadukan (sintesis) membentuk satu hasil kajian yang sistematis, padu dan utuh. Jadi studi dokumenter tidak sekedar mengumpulkan dan menuliskan atau melaporkan dalam bentuk kutipan-kutipan tentang sejumlah dokumuen yang dilaporkan dalam penelitian adalah hasil analisis terhadap dokumen-dokumen tersebut.</p>
<p>Sumber: http://ardhana12.wordpress.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maranugraha.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maranugraha.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maranugraha.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maranugraha.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maranugraha.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maranugraha.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maranugraha.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maranugraha.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maranugraha.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maranugraha.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maranugraha.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maranugraha.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maranugraha.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maranugraha.wordpress.com/110/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=110&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maranugraha.wordpress.com/2010/03/29/teknik-pengumpulan-data/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5bcca2bee697c1ea60e6bd6e7e4becdb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maraoks</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Palagraf Deduktif dan Induktif</title>
		<link>http://maranugraha.wordpress.com/2010/03/29/palagraf-deduktif-dan-induktif/</link>
		<comments>http://maranugraha.wordpress.com/2010/03/29/palagraf-deduktif-dan-induktif/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Mar 2010 05:43:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maraoks</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maranugraha.wordpress.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[1.Paragraf Deduktif Paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal paragaraf dan dilengkapi dengan kalimat penjelas sebagai pelengkapnya. Paragraf ini diawali dengan pernyataan umum dan disusul dengan penjelasan umum. Contoh: Pada bulan Ramadhan  harga bahan pokok semakin naik. Hal ini dapat dilihat dari semakin meningkatnya permintaan masyarakat akan kebutuhan pokok yang biasanya  hanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=107&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1.Paragraf Deduktif<br />
Paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal paragaraf dan dilengkapi dengan kalimat penjelas sebagai pelengkapnya. Paragraf ini diawali dengan pernyataan umum dan disusul dengan penjelasan umum.<span id="more-107"></span></p>
<p>Contoh:</p>
<p>Pada bulan Ramadhan  harga bahan pokok semakin naik. Hal ini dapat dilihat dari semakin meningkatnya permintaan masyarakat akan kebutuhan pokok yang biasanya  hanya 20-30% di bulan bulan biasa  dan pada bulan Ramadhan bisa mencapai 40-50%. Dari angka normal. Misalnya saja harga cabai yang pada bulan biasa harganya berkisar antara Rp 9.000,00 dan pada bulan Ramadhan bisa mencapai angka Rp 15.000,00 hal ini berlaku juga bagi bahan-bahan pokok lainnya seperti Daging, gula, dan bawang.</p>
<p>2.Paragraf Induktif<br />
Pargaragraf Induktif adalah Paragraf yang kalimat utamanya terletak diakhir kalimat dan kalimat penjelasnya terletak di awal paragraph. Paragraf ini diawali dengan urutan pernyataan khusus dan disusul dengan pernyataan umum.</p>
<p>Contoh:</p>
<p>Setiap hari Dewi selalu bangun pagidan menyempatkan diri untuk belajar sebelum ke sekolah. Pada saat pulang sekolah Dia pun belajar bersama dengan teman-temannya sambil mengerjakan PR untuk besok. Pada waktu malam sebelum tidur Dewi pun membaca buku pelajaran yang akan diajarkan besok. Maka dari itu sangat wajar bila Dewi mendapatkan peringkat 1 di kelasnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maranugraha.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maranugraha.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maranugraha.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maranugraha.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maranugraha.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maranugraha.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maranugraha.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maranugraha.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maranugraha.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maranugraha.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maranugraha.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maranugraha.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maranugraha.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maranugraha.wordpress.com/107/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maranugraha.wordpress.com&amp;blog=9762780&amp;post=107&amp;subd=maranugraha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maranugraha.wordpress.com/2010/03/29/palagraf-deduktif-dan-induktif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5bcca2bee697c1ea60e6bd6e7e4becdb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maraoks</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
